Rabu, 18 November 2009

tugas ekonomi pembangunan UMKM

PELAKU EKONOMI
UMKM
Usaha Mikro Kecil dan Menengah
Usaha Sandal
di kota Jakarta Timur






Disusun oleh:

Nama : Rossy Andriana A.
Npm : 31208551
Kelas : 2 DD 03









Universitas Gunadarma
2009


KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karuniaNya yang telah di limpahkan sejak mencari ide, menyusun , hingga menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini tak akan terwujud tanpa pengarahan , bimbingan dan kerja sama semua pihak yang telah turut membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Untuk itu saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. Allah SWT atas rahmat, karunia, dan hidayahNya sehingga saya diberikan kemudahan untuk menyelesaikan makalah ini
2. Kedua orang tua, yang telah memotivasi dalam menyelesaikan makalah ini.
3. Dosen mata kuliah pengantar ekonomi pembangunan Bapak Nurhadi yang telah memberikan arahan dan bimbingannya kepada saya .
4. Dan semua pihak yang telah membantu menyelesaikan pembuatan makalah ini.

Saya menyadari makalah ini masih banyak kekurangan, karena masih ada kekurangan dalam memberikan contoh kajian kontekstual. Oleh sebab itu, untuk perbaikan dan menyempurnakan makalah ini, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat di harapkan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi yang berkepentingan, dan khususnya untuk para mahasiswa dapat menjadi referensi dalam pengembangan wacana bidang ekonomi.

Hormat saya


( Penyusun)




i

DAFTAR ISI

Cover
Kata pengantar i
Daftar isi ii
Pendahuluan iii

BAB I ASPEK KELEMBAGAAN
I.I Latar belakang perusahaan (usaha) 1
I.II Jumlah karyawan 1
I.III Tanggung jawab 2
I.IV Struktur organisasi 2

BAB II ASPEK PRODUKSI
II.I Jenis produksi yang dihasilkan 3
II.II Proses produksi 3
II.III Fasilitas produksi 4
II.IV Cara distribusi 4

BAB III Aspek keuangan
III.I Modal awal 5
III.II Biaya produksi 5
III.III laporan keuangan 6

BAB IV Penutup
IV.I Kesimpulan 7
IV.II Saran 7




ii

PENDAHULUAN


UMKM atau usaha mikro kecil dan menengah adalah salah satu bentuk usaha yang merupakan ujung tombak dalam perekonomian di indonesia. Usaha mikro kecil dan menengah adalah usaha yang paling banyak terdapat dalam masyarakat sekaligus sebagai bagian penting dalam perekonomian karena usaha mikro ini dapat di bentuk dengan mudah dan modal yang relatif tidak begitu banyak, siapapu dapat mendirikan suatu usaha mikronya sendiri. Denagan banyaknya usah mikro kecil dan menengah yang ada membuat para pengusaha mikro ini harus pintar-pintar membuat ide-ide baru agar dapat bersaing dengan hasil produk usaha yang lainnya.
Selain itu usaha mikro yang banyak terdapat dalam masyarakat juga dapat menciptakan lapangan kerja baru serta menyerap tenaga kerja dalam masyarakat. Usah mikro lebih akrab dengan masyarakat karana sebagian besar usaha mikro ini melakukan proses produksi sesuai dengan minat dan selera masyarakat sekitar tempat usaha tersebut.
Tanpa adanaya para pengusaha kecil dan menengah ini maka sistem perekonomian di indonesia tidak akan berjalan dengan lancar karena perputaran dana tunai dalam usaha mikro terhitung cepat dan setiap tahunnya selalu muncul usaha-usaha mikro baru dengan ide-ide usaha baru.
Salah satunya dalah usaha mikro kecil menengah planet mushroom yang akan saya bahas dalam makalah saya kali ini.









iii
BAB I
ASPEK KELEMBAGAAN

I.I Latar belakang perusahaan

Usah kecil menengah yang saya angkat kali ini adalah usah ayang di beri nama planet mushroom. Usaha planet mushroom ini merupakan salah satu bentuk UKM kerjasama. Dimana tidak hanya ada satu owner saja dalam usaha ini. Dimulai dari pertemanan saat SMA empat oarang pendiri planet mushroom yaitu, okky atthori, Aldiansyah, rudi dan krisnadi mulyono. Ketika mereka lulus SMA dan mengenyam bangku kuliah mereka merealisasikan ide-ide kreatif mereka dalam bentuk dan design-design gambar pada media sandal, yang mendorong mereka mendirikan usaha planet mushroom. Planet mushroom didirikan sekitar tahun 2005, untuk proses produksi dari planet mushroom berada di daerah Jl. Pisang mas 1 n0 3 Harapan baru. Sedangkat tempat untuk memasarkan sandal-sandal produksi planet mushroom dapat dijumpai pada toko atau galery planet mushroom di daerah harapan baru regensi, jakarta timur.

I.II Jumlah karyawan
Planet mushroom yang tergolong usaha kecil menengah hingga saat ini hanya mempekerjakan 3 orang karyawan dalam proses produksi dan galery. Namun tidak sepenuhnya para pendirinya melepas begitu saja, para pendiri planet mushroom selalu turut serta dalam proses produksi dan pengawasan prouk-produknya.







1

I.III Tanggung jawab
Semua anggota atau pendiri dari planet mushroom inimemiliki tanggung jawab yang sama besarnya dalam menjaga kualitas dan kontinuitas usaha ini. Namun karena kebanyakan dari para anggotanya masih menjalani kuliah maka ditunjuklah Krisnadi mulyono sabagai penaggung jawab atas kegiatan produksi langsung planet mushroom.



I.IV Struktur organisasi





















2

BAB II
ASPEK USAHA

II.I Jenis-Jenis produksi yang dihasilkan
Usah kecil menengah planet mushroom ini hasil produksi utamanya adalah berupa produk sandal distro, yaitu sandal yang dibentuk sendiri sesuai design-design khusus planet mushroom yang mempunyai ciri khusus. System produksi planet mushroom dapat berupa design dibuat sendiri, atau apabila ada pelanggan yang menginginkan design tertentu atau dia memiliki design tertentupun dapat melayani pembuatan sandal tersebut. Namun biasanya planet mushroom juga memproduksi baju, kaos, celana pendek , jeans dan topi sesuai dengan pesanan dari para konsumen kepada planet mushroom.

II.II proses produksi
Proses produksinya dimuali deri pencarian bahan baku seperti dalam pembuatan sandal distro, bahan baku yang dibutuhkan antara lain :
1. spon super/ karet
2. tali plastic
pertama yang harus dilakukan adalah memilih alas sandal yang berkualitas seperti dari spon super atau karet khusus yang dapat dipastikan nyaman apabila dipijak, kemudian dengan menggunakan alat press maka spon tersebut yang pada awalnya masih berbentuk kotak spon biasa dipress dan dibentuk seperti layaknya bentuk sandal, setelah tahap pembantukan alas sandal selesai kemidian spon yang sudah berbentuk tersebut di sablon dengan motif atau design gambar yang telah ditentukan sebelumnya atau design yang di buat oleh konsumen. Lalu alas sandal yang telah diberi motif kemudian dirapikan bentuk cetakan atau hasil pressannya .




3
setelah itu tinggal memasangkan tali penjepit kaki yang terbuat dari plastic, dan tahap terakhir produksi adalah packaging atau pembungkusan hasil produksi dengan memasangkan bandrol harga dan merk planet mushroom maka sepasang sandal itu di bungkus dengan plastic pembungkus san siap untuk dipasarkan.

II.III Fasilitas produksi
sedangkan peralatan yang digunakan dalm proses produksi pembuatan sandal adalah :

1. alat press
2. lem
3. sablon
4. gunting/carter

II.IV Cara Distribusi
Cara atau strategi pemasaran yang diambil oleh planet mushroom pada tahap awal produksi atau pada saat usah kecil menengah ini baru didirikan selain berita dari mulut ke mulut usaha ini dimulai dengan menyebarkan brosus tentang barang dan produk hasil produksinya ke tempat-tempat yang ramai di kunjungi orang atau ke sekolahan-sekolahan, took-toko lain yang lebih dulu berdiri dan lingkungan kampus.planet mushroom memilih untuk memasarkan barang hasil produksinya langsung kepada konsumen tanpa adanya perantara atau via pegiriman, para konsumen atau pelanggan yang berminat atau inagin mencari barang produksi planet mushroom bisa langsung saja mendatangi toko planet mushroom yang berlokasi di harapan baru regensi, Jakarta timur.






4

BAB III
ASPEK MENEJEMEN KEUANGAN


III.I Modal awal
Modal awal pendirian planet mushroom adalah sebesar Rp. 48.000.000 sehingga kas awal yang disetor oleh masing-masimg anggota adalah sebesar:

48.000.000 = 12.000.000
4
Jadi tiap anggota menanamkan modalnya sebesar Rp. 12.000.000

III.II Biaya produksi
Biaya produksi sandal
Biaya bahan baku
 spon super 350.000 (1 pak isi 100)
 tali 100.000 (2 pak isi @ 100)

Biaya peralatan
 alat press 2 = 1.500.000
 lem 10 = 250.000
 sablon 150.000
 gunting 50.000

produksi untuk sandal = 2.400.000 untuk 100 sandal
biaya produksi 1 sandal = 2.400.000
100
= 24.000



5
Produksi untuk 1 sandal sebesar Rp. 24.000 harga jual kembali Rp. 40.000 – Rp. 70.000.

Omset untuk 100 sandal = 40.000*100
= 4.000.000
Keuntungan dari penjualan 100 buah sandal @ 40.000
= 4.000.0000-2.400.000
= 1.600.000

III.III Laporan keuangan bulan oktober
Produksi bulan oktober adalah sebesar 200 piece
Pembelian bahan baku
 spon super = 700.000
 tali = 200.000 ( 4 pak)
 sablon = 300.000
 proses produksi = 750.000
 upah karyawan (3) = 2.100.000 (@ 700.000)
 perawatan gedung = 1.000.000
3.350.000

Penjualna per hari pada bulan oktober min 3 piece @ 55.000
55.000*3 = 165.000
Perbulannya 165.000*30
= 4.950.000

Untuk satu bulan penjualan sandal keuntungan uyang di dapat oleh planet mushroom adalah sebesar 4.950.000 – 3.550.000 = 1.400.000
Jadi keuntungan yang diperoleh planet mushroom tiap bulannya kurang lebih Rp. 1.400.000



6
BAB IV
PENUTUP

IV.I Kesimpulan

Planet mushroom adalah salah satu bentuk usah akecil menengah (UKM) yang dibentuk bersama sama antara okky atthori, krisnadi mulyono, aldiansyah dan rudi. Planet ushroom didirikan tahun 2005 tepatnya di Jl. Pisang mas 1 n0 3 Harapan baru. Dan sebuah toko yang beralamat di harapan baru regensi, jakrta timur. dengan produksi utamanya berupa sandal dengan berkisar antara Rp. 40.000 – 70.000/ piece sistem pemasaran hasil produksi planet mushroom dengan penyebaran brosur dan pamflet ke tempat-tempat yang ramai dan sering dikunjungi orang. produksi modal awal dari planet mushroom adalah sebesar Rp. 48.000.000, dengan masing-masing anggota menanamkan modalnya sebesar Rp. 12.000.000. dari produksi 100 buah sandal planet mushroom dapat memperolah keuntungan sebesar Rp. 1.600.000. namun selain produksi sandal, planet mushroom juga dapat menghasilkan barang –barang produksi seperti kaos, celana, topi Dll.

IV.II Saran
Saran saya kepada masyarakat lebih seringlah menggunakn barang-barang buatan dalam negri dan kreasi anak bangsa yang tidak kalah bersaing dengan produk-produk luar negri. Apalagi di era ekonomi global dengan persaingan yang sangat ketat ini jangan ragu untuk membuka usah abaru walupun usaha tersebut masih terbilang kecil.dan meningkatkan kinerja usah akecil dan menengah yang merupakan tonggak perekonomian Indonesia saat ini. Karena dari usaha kecil menengah inilah justru muncul lapangan-lapangan kerja baru.



7

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar