Manajemen Ritail
DI SUSUN OLEH :
ROSSY A. (31208551)
3 DD 03
UNIVERSITAS GUNADARMA
2011
1. Gambaran Umum Ritail
Perkembangan Industri Retail di Indonesia begitu sangat pesat, namun tidak diiringi oleh informasi yang menunjang, sangat susah mencari informasi tentang perkembangan retail
Pengertian Retail Retail adalah penjualan dari sejumlah kecil komoditas kepada konsumen. Retail berasal dari bahasa Perancis yaitu " Retailer" yang berarti " Memotong menjadi kecil kecil" (Risch, 1991 ). Sedangkan menurut Gilbert (2003) Retail adalah Semua usaha bisnis yang secara langsung mengarahkan kemampuan pemasarannya untuk memuaskan konsumen akhir berdasarkan organisasi penjualan barang dan jasa sebagai inti dari distribusi. Dalam kamus Bahasa Inggris - Indonesia, Retail bisa juga di artikan sebagai "Eceran", Pengertian Retailing adalah semua aktivitas yang mengikut sertakan pemasaran barang dan jasa secara langsung kepada pelanggan. Pengertian Retailer adalah semua organisasi bisnis yang memperoleh lebuh dari setengah hasil penjualannya dari retailing ( lucas, bush dan Gresham, 1994)
Klasifikasi Retail. Menurut Pintel dan Diamond (1971), Retail dapat di klasifikasikan dalam banyak cara, sebagai contoh Retail dapat di kelompokkan sesuai dengan aktivitas penjualan barang berdasarkan sbb :
- Retail Kecil
Bisnis Retail kecil di gambarkan sebagai retailer yang berpenghasilan di bawah $500 pertahun. Pemilik retail pada umumnya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh penjualan dan manajemen.
Biasanya kebanyakan pemilik toko pada bisnis retail kecil ini dimiliki oleh secara individu (Individual Proprietorship)
- Retail Besar
Pada saat ini industri Retail di kuasai oleh organisasi besar, organisasi tersebut meliputi : Departemen Store - Chain organization (organisasi berantai), Supermarket, Catalog Store, Warehouse, Outlet dan Online Store (Toko Online ) Departemen Store merupakan salah satu dari retailer besar dimana menawarkan berbagai macam jenis produk / barang, tingkat harga dan kenyamanan dalam berbelanja.
Produk yang ditawarkan bisa meliputi :
- Perlengkapan pria ( Mens World ) dan Wanita ( Ladies World )
- Perlengkapan Remaja ( Youth World )
- Perlengkapan anak anak & permainan (Children & Toys World)
- Perlengkapan Sepatu dan Accesories ( Shoes World )
- Perlengkapan Olahraga & Alat Musik (Sport Center)
- Perlengkapan perangkat keras /Rumah tangga (Hardware)
- Perlengkapan Kosmetik
- Dan sebagainya
2. Saluran Pemasaran Retail
Pengaruh Kinerja Bauran Pemasaran Pedagang Eceran (Retail) Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen Pedagang eceran (retail) merupakan mata rantai terakhir dalam suatu saluran pemasaran. Pedagang eceran (retail) memegang peranan penting dalam melakukan penjualan suatu produk, serta dalam memberikan pelayanan kepada konumen, sebagai pedagang eceran menjual produk-produk bahan jadi yang diperoleh dari produsen dengan mendapatkan peran untuk memasarkan dan mendistribusikan produk tersebut kepada konsumen akhir. Hal yang menjadi kelebihan pedagang eceran (Retailing mix) yang memang diinginkan oleh konsumen serta, yaitu: merencanakan pengadaan produk (merchandising), meningkatkan fasilitas yang produktif (facility), menetapkan keputusan mengenai harga yang cukup terjangkau bagi konsumennya (price), strategi promosi yang tepat (promotion), penempatan lokasi yang strategis (location), memberikan pelayanan konsumen dengan cepat (customer services) serta memberikan pelayanan jasa yang dengan baik (personnel). Unsur-unsur tersebut dianggap begitu penting bagi konsumen, hal ini dapat terlihat dimana konsumen menginginkan pedagang eceran dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan pelayanan yang baik serta memberikan kepuasan bagi konsumen, sedangkan pengecer menginginkan agar konsumen merasa puas terhadap kinerja bauran pemasaran yang dilakukan oleh pedagang eceran.
Perantara
1. Perantara pedagang
Perantara pedagang bertanggung jawab atas kepemilikan barang yang dipasarkannya. Meliputi :
- Pedagang besar (wholesaler) yaitu pedagang yang pembelinya adalah pedagang juga bukan konsumen akhir. barang yang dibeli di sini akan dijual lagi, sehingga pembeliannya pun dalam jumlah yang relatif besar. Sebagai contoh adalah CV. Sugito adalah pedagang besar olie/minyak pelumas di Yogyakarta.
- Pengecer (retailer) yaitu pedagang yang pembelinya adalah konsumen akhir , dimana barang yang dibelinya akan langsung dikonsumsi, oleh karena itu jumlah pembeliannya relatif sedikit. Contoh : pedagang di pasar Bering Harjo, Ramai supermarket, pedagang asongan dll.
2. Perantara agen
Perantara agen ini tidak mempunyai hak milik atas barang yang ditanganinya. macamnya :
- Agen penunjang adalah agen yang ikut aktif dalam pemindahan barang dari produsen ke konsumen. Perantara agen ini meliputi perusahaan transportasi, broker.
- Agen pelengkap adalah agen yang tidak secara aktif dalam pemindahan barang, tetapi ikut memperlancar proses pemindahan arang. Contohnya : bank sebagai penjamin L/C, perusahaan asuransi sebagai penanggung resiko.
3. Proses Perencanaan Manajeman Ritail
Pengertian Manajemen Ritel Manajemen ritel adalah pengaturan keseluruhan faktor-faktor yang ebrpengaruh dalam proses perdagangan ritel,yaitu perdagangan langsung barang dan jasa kepada konsumen.
1. Berdasarkan Volume Penjualan
Volume penjualan merupakan salah satu dasar dalam mengelompokan pedagang eceran, karena bedanya ukuran akan memberikan pengaruh terhadap permasalahan manajemen yang berbeda. Misalnya dalam hal pembelian, promosi, dan pengeluaran biaya. Dengan klasifikasi ini pedagang eceran dibagi menjadi dua yaitu: pedagang eceran dengan skala besar (large scale retailer) dan pedagang eceran dengan skala kecil (small scale retailer). Klasifikasi Retail Menurut Pintel dan Diamond (1971), Retail dapat di klasifikasikan dalam banyak cara, sebagai contoh Retail dapat di kelompokkan sesuai dengan aktivitas penjualan barang berdasarkan sbb :
- Retail Kecil
Bisnis Retail kecil di gambarkan sebagai retailer yang berpenghasilan di bawah $500 pertahun. Pemilik retail pada umumnya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh penjualan dan manajemen.
Biasanya kebanyakan pemilik toko pada bisnis retail kecil ini dimiliki oleh secara individu (Individual Proprietorship)
- Retail Besar
Pada saat ini industri Retail di kuasai oleh organisasi besar, organisasi tersebut meliputi :
Departemen Store - Chain organization (organisasi berantai), Supermarket, Catalog Store, Warehouse, Outlet dan Online Store (Toko Online )
2. Berdasarkan Jajaran Produk Yang Dikelola
Berdasarkan jajaran produk yang dikelola dapat digolongkan menjadi: General merchandise store dan limited line store. General merchandise store adalah pedagang eceran yang menjual berbagai macam produk contoh: departemen store. Sedangkan limited line store adalah pedagang eceran yang menjual barang-barang tertentu (speciality store) contoh: toko sepatu, toko meubel, toko roti.
3. Berdasarkan Bentuk Kepemilikan
Berdasarkan bentuk kepemilikan umumnya pedegang eceran dapat digolongkan menjadi:
1. Coorporate Chain Store
Coorporate Chain Store adalah organisasi yang terdiri dari dua atau lebih toko eceran yang dimiliki dan dikelola secara sentral.
2. Independent Retailer
Independent Retail adalah pedagang eceran yang berdiri sendiri dimiliki dan dikelola pemilik tidak tergantung pada organisasi atau toko lainnya.
3. Rantai Sukarela dan Asosiasi Pengecer
Rantai Sukarela dan Asosiasi Pengecer adalah timbulnya persaingan dari coorporate chain store membawa pengecer independent membentuk asosiasi yang dapat berupa rantai sukarela (kelompok yang diseponsori oleh produsen / whoresaler) atau asosiasi retail independent (gabungan berupa retail independent).
4. Franchising
Franchising adalah usaha eceran yang terbentuk dari perjanjian kontrak antara franchiser sebagi pemilik hak paten merk dengan franchise, dengan cara franchise membeli hak untuk menjual barang dan jasa atas nama franchiser.
4. Berdasarkan Metode Operasi
Berdasarkan metode operasinya pedagang eceran dapat di klasifikasikan menjadi 4 tipe yaitu:
a. Full Service Retailing
Full service retailing adalah bentuk pedagang eceran yang sudah umum, yang memberikan pelayanan sepenuhnya. Bentuk ini khususnya diperlikan untuk barang-barang yang memerlukan banyak penjelasan atau perlu dicocokan dulu sebelum dibeli. Misalnya: barang elektronik, pakaian di butik.
b. Supermarket Retailing
Supermarket retailing adalah bentuk pedagang eceran skala besar yang menyediakan berbagai jenis barang yang dikelompokan menurut jenis produk masing-masing, memberikan kebebasan dan melayani sendiri bagi langganannya
c. Discount Retailing
Discount retailing adalah toko eceran skala besar yang menawarkan produknya dengan harga yang lebih murah atau memberikan potongan harga yang cukup besar, tetapi dengan pelayanan yang lebih sedikit, pengambilan keuntungan dari jenis ini kecil, mereka mengharapkan tingkat turn over yang tinggi.
d. Non Store Retailing
Non store retailing adalah pedagang eceran yang menawarkan produknya langsung kepada konsumen tanpa mempergunakan toko, bentuknya antara lain:
1. House selling or door to door selling, penjualan dengan menawarkan produknya langsung kerumah konsumen, umumnya dengan cara mendatangi dari pintu ke pintu. Ada juga dengan cara menyelenggarakan sales presentation dalam suatu pertemuan.
2. Mail Order selling, penjualan dengan menggunakan
katalog atau daftar barang-barang yang ditawarkan dan pemesanan dilakukan dengan menggunakan syarat pemesanan.
3. Automatic Vending adalah cara penjualan dengan
menggunakan mesin yang secara otomatis akan melayani pembeli.
Rabu, 23 Februari 2011
Selasa, 18 Januari 2011
menyusun strategi pemasaran
MENYUSUN STRATEGI PEMASARAN
DI SUSUN OLEH :
ROSSY A. (31208551)
3 DD 03
UNIVERSITAS GUNADARMA
2010
KATA PENGANTAR
Sebuah pepatah berbunyi “FAILING TO PLAN MEANS PLANNING TO FAIL”. Pepatah itu mengisyaratkan bahwa apabila kita gagal dalam menyusun perencanaan, itu sama saja dengan merencanakan suatu kegagalan. Ini berarti, sebelum gagal, perencanaan harus dibuat.
Ternyata persoalannya bukan tidak membuat perencanaan, tetapi ternyata perencanaan yang sudah dibuat ternyata tidak baik. Tetap saja, ini berarti merencanakan kegagalan. Jadi, menyusun perencanaan saja tidaklah cukup, tetapi harusnya buatlah perencanaan yang baik sehingga sukses.
Perencanaan marketing adalah salah satu perencanaan yang harus dibuat dalam suatu perusahaan. Sesuai dengan yang telah diuraikan di atas, maka perencanaan marketing juga harus baik. Ini berarti bahwa perencanaan marketing harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian target yang telah ditetapkan perusahaan akan dapat tercapai.
MENYUSUN STRATEGI PEMASARAN YANG BAIK
Dalam kondisi lingkungan bisnis yang senantiasa berubah dan tingkat persaingan dalam merebut pangsa pasar semakin ketat. Upaya pemasaran produk merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu organisasi bisnis, termasuk agribisnis. Kegiatan pemasaran dapat menjadi sumber kegagalan perusahaan dan atau menjadi tempat pemborosan jika tidak direncanakan dengan baik. Banyak pengusaha agribisnis, terutama yang berskala menengah ke bawah sering kali mengalami kesulitan dalam menyusun Program Pemasaran secara formal, sehingga produk yang dihasilkan tidak mampu mencapai pasar sasarannya. Dengan demikian, pada edisi kedelapan Majalah Komoditas ini, dipaparkan “Teknik Menyusun Suatu Rencana Pemasaran”
Suatu rencana pemasaran pada umumnya berisi delapan bagian, yakni : Ringkasan Eksekutif; Analisis Situasi; Analisis SWOT dan Analisis Masalah; Sasaran Pemasaran; Strategi Pemasaran; Program Aksi; Proyeksi Rugi Laba; dan Pengawasan (Kotler, 1994). Masing-masing bagian tersebut akan diuraikan di bawah ini.
1. Ringkasan Eksekutif. Ringkasan eksekutif tersebut merupakan ikhtisar dari seluruh rencana pemasaran yang telah dibuat, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai hal-hal pokok isi rencana pemasaran tersebut.
2. Analisis Situasi. Menyajikan data dan informasi mengenai situasi pemasaran, yang meliputi :
a. Situasi Pasar. Data dan informasi mengenai besar dan pertumbuhan pasar selama beberapa tahun dan kecenderungannya pada beberapa tahun mendatang, serta kecenderungan perubahan persepsi dan perilaku konsumen.
b. Situasi Produk. Data perkembangan penjualan, tingkat harga, marjin kontribusi, dan keuntungan.
c. Situasi Persaingan. Data pesaing menyangkut, kapsitas, pangsa pasar, tujuan dan strategi, mutu produk, dan berbagai karakteristik pesaing yang relevan.
d. Situasi Distribusi. Jenis, jumlah, wilayah dan peranan saluran distribusi (mis. sumber informasi, sarana promosi, berusaha menambah pembeli, melakukan penyesuaian, melakukan negosiasi harga dan cara pembayaran, melakukan distribusi fisik saja, melakukan pembiayaan distribusi, dan atau turut menanggung resiko.Situasi Lingkungan Makro. Situasi lingkungan demografi, ekonomi, sosial budaya, politik, hukum, hankam, dan teknologi.
3. Analisis SWOT dan Analisis Masalah. Melakukan identifikasi dan analisis terhadap peluang dan ancaman yang mungkin dihadapi oleh perusahaan sebagai hasil intraksi lingkungan eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Pengaruh hasil intraksi lingkungan internal perusahaan juga perlu diidentifikasi dan dianalisis berupa kekuatan dan kelemahan. Dengan demikian, setelah analisis SWOT dilakukan dirumuskanlah masalah-masalah pokok yang harus dijadikan dasar dalam penentuan sasaran, strategi dan rencana aksi/taktik
.
4. Sasaran. Mendefinisikan sasaran (tujuan) yang ingin dicapai, baik sasaran keuangan maupun sasaran pemasaran. Sasaran keuangan antara lain adalah ROI, Arus kas, dan keuntungan. Sasaran pemasaran antara lain adalah target dan pertumbuhan penjualan, pangsa pasar, jangkauan pemasaran, jumlah saluran distribusi, tingkat harga, dll
5. Strategi Pemasaran. Strategi pemasaran dirumuskan berdasarkan SWOT dan sasaran yang ingin dicapai, dan penetapannya terutama didasarkan pada pertimbangan biaya dan manfaat, serta kemampuan sumberdaya untuk melaksanakannya. Contoh pernyataan strategi pemasaran kecap lokal merek X (hipotetik) dipaparkan di bawah ini.
. Pasar sasaran : Kelas menengah ke bawah.
a. pemenpatan : produk kecap yang kaya dengan protein enak dan murah.
b. Lini produk : melakukau diversivikasi merek dan kemasan untuk menbedakan segmen pasar kelas menengah dan kelas bawah dan dengan harga yang berbeda.
c. Harga : sedikit lebih rendah dari harga pesaing.
d. Saluran distribusi : konsentrasi pada warung-warung, grosir dan warung baso dan mie rebus.
e. Tenaga penjual : menambah jumlah dan meningkatkan kamampuan tenaga penjual serta memberikan insentif yang baik.
f. Pelayanan : produk mudah dan murah untuk diperoleh.
g. Promosi: meningkatkan anggaran promosi untuk mencetak leaflet/ spanduk kecil yang akan ditempatkan di warung-warung, serta untuk hadiah.
h. Litbang : menaikkan anggaran sebesar 10% untuk menyempurnakan disain label kemasan untuk segmen kelas menengah.
i. Riset pemasaran : menekankan pada kegiatan marketing intelegent untuk mengamati gerak-gerik pesaing, serta melakukan jejak pendapat mengenai persepsi konsumen terhadap produk kecap merek X.
6. Program Aksi. Berisi rincian setaip unsur dari strategi pemasaran yang telah disusun, terutama untuk menjawab apa yang akan dilakukan, kapan dilakukan, siapa yang melakukan, dan berapa biayanya?.
7. Proyeksi Rugi Laba. Menyusun anggaran dan proyeksi rugi laba dari rencana pemasaran yang akan dilakukan.
8. Pengendalian. Menyusun rencana evaluasi dan monitoring secara berkala mengenai pelaksanaan rencana, sehingga penyimpangan dalam pelaksanaan dapat segera dilakukan pengendalian.
DI SUSUN OLEH :
ROSSY A. (31208551)
3 DD 03
UNIVERSITAS GUNADARMA
2010
KATA PENGANTAR
Sebuah pepatah berbunyi “FAILING TO PLAN MEANS PLANNING TO FAIL”. Pepatah itu mengisyaratkan bahwa apabila kita gagal dalam menyusun perencanaan, itu sama saja dengan merencanakan suatu kegagalan. Ini berarti, sebelum gagal, perencanaan harus dibuat.
Ternyata persoalannya bukan tidak membuat perencanaan, tetapi ternyata perencanaan yang sudah dibuat ternyata tidak baik. Tetap saja, ini berarti merencanakan kegagalan. Jadi, menyusun perencanaan saja tidaklah cukup, tetapi harusnya buatlah perencanaan yang baik sehingga sukses.
Perencanaan marketing adalah salah satu perencanaan yang harus dibuat dalam suatu perusahaan. Sesuai dengan yang telah diuraikan di atas, maka perencanaan marketing juga harus baik. Ini berarti bahwa perencanaan marketing harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian target yang telah ditetapkan perusahaan akan dapat tercapai.
MENYUSUN STRATEGI PEMASARAN YANG BAIK
Dalam kondisi lingkungan bisnis yang senantiasa berubah dan tingkat persaingan dalam merebut pangsa pasar semakin ketat. Upaya pemasaran produk merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu organisasi bisnis, termasuk agribisnis. Kegiatan pemasaran dapat menjadi sumber kegagalan perusahaan dan atau menjadi tempat pemborosan jika tidak direncanakan dengan baik. Banyak pengusaha agribisnis, terutama yang berskala menengah ke bawah sering kali mengalami kesulitan dalam menyusun Program Pemasaran secara formal, sehingga produk yang dihasilkan tidak mampu mencapai pasar sasarannya. Dengan demikian, pada edisi kedelapan Majalah Komoditas ini, dipaparkan “Teknik Menyusun Suatu Rencana Pemasaran”
Suatu rencana pemasaran pada umumnya berisi delapan bagian, yakni : Ringkasan Eksekutif; Analisis Situasi; Analisis SWOT dan Analisis Masalah; Sasaran Pemasaran; Strategi Pemasaran; Program Aksi; Proyeksi Rugi Laba; dan Pengawasan (Kotler, 1994). Masing-masing bagian tersebut akan diuraikan di bawah ini.
1. Ringkasan Eksekutif. Ringkasan eksekutif tersebut merupakan ikhtisar dari seluruh rencana pemasaran yang telah dibuat, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai hal-hal pokok isi rencana pemasaran tersebut.
2. Analisis Situasi. Menyajikan data dan informasi mengenai situasi pemasaran, yang meliputi :
a. Situasi Pasar. Data dan informasi mengenai besar dan pertumbuhan pasar selama beberapa tahun dan kecenderungannya pada beberapa tahun mendatang, serta kecenderungan perubahan persepsi dan perilaku konsumen.
b. Situasi Produk. Data perkembangan penjualan, tingkat harga, marjin kontribusi, dan keuntungan.
c. Situasi Persaingan. Data pesaing menyangkut, kapsitas, pangsa pasar, tujuan dan strategi, mutu produk, dan berbagai karakteristik pesaing yang relevan.
d. Situasi Distribusi. Jenis, jumlah, wilayah dan peranan saluran distribusi (mis. sumber informasi, sarana promosi, berusaha menambah pembeli, melakukan penyesuaian, melakukan negosiasi harga dan cara pembayaran, melakukan distribusi fisik saja, melakukan pembiayaan distribusi, dan atau turut menanggung resiko.Situasi Lingkungan Makro. Situasi lingkungan demografi, ekonomi, sosial budaya, politik, hukum, hankam, dan teknologi.
3. Analisis SWOT dan Analisis Masalah. Melakukan identifikasi dan analisis terhadap peluang dan ancaman yang mungkin dihadapi oleh perusahaan sebagai hasil intraksi lingkungan eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Pengaruh hasil intraksi lingkungan internal perusahaan juga perlu diidentifikasi dan dianalisis berupa kekuatan dan kelemahan. Dengan demikian, setelah analisis SWOT dilakukan dirumuskanlah masalah-masalah pokok yang harus dijadikan dasar dalam penentuan sasaran, strategi dan rencana aksi/taktik
.
4. Sasaran. Mendefinisikan sasaran (tujuan) yang ingin dicapai, baik sasaran keuangan maupun sasaran pemasaran. Sasaran keuangan antara lain adalah ROI, Arus kas, dan keuntungan. Sasaran pemasaran antara lain adalah target dan pertumbuhan penjualan, pangsa pasar, jangkauan pemasaran, jumlah saluran distribusi, tingkat harga, dll
5. Strategi Pemasaran. Strategi pemasaran dirumuskan berdasarkan SWOT dan sasaran yang ingin dicapai, dan penetapannya terutama didasarkan pada pertimbangan biaya dan manfaat, serta kemampuan sumberdaya untuk melaksanakannya. Contoh pernyataan strategi pemasaran kecap lokal merek X (hipotetik) dipaparkan di bawah ini.
. Pasar sasaran : Kelas menengah ke bawah.
a. pemenpatan : produk kecap yang kaya dengan protein enak dan murah.
b. Lini produk : melakukau diversivikasi merek dan kemasan untuk menbedakan segmen pasar kelas menengah dan kelas bawah dan dengan harga yang berbeda.
c. Harga : sedikit lebih rendah dari harga pesaing.
d. Saluran distribusi : konsentrasi pada warung-warung, grosir dan warung baso dan mie rebus.
e. Tenaga penjual : menambah jumlah dan meningkatkan kamampuan tenaga penjual serta memberikan insentif yang baik.
f. Pelayanan : produk mudah dan murah untuk diperoleh.
g. Promosi: meningkatkan anggaran promosi untuk mencetak leaflet/ spanduk kecil yang akan ditempatkan di warung-warung, serta untuk hadiah.
h. Litbang : menaikkan anggaran sebesar 10% untuk menyempurnakan disain label kemasan untuk segmen kelas menengah.
i. Riset pemasaran : menekankan pada kegiatan marketing intelegent untuk mengamati gerak-gerik pesaing, serta melakukan jejak pendapat mengenai persepsi konsumen terhadap produk kecap merek X.
6. Program Aksi. Berisi rincian setaip unsur dari strategi pemasaran yang telah disusun, terutama untuk menjawab apa yang akan dilakukan, kapan dilakukan, siapa yang melakukan, dan berapa biayanya?.
7. Proyeksi Rugi Laba. Menyusun anggaran dan proyeksi rugi laba dari rencana pemasaran yang akan dilakukan.
8. Pengendalian. Menyusun rencana evaluasi dan monitoring secara berkala mengenai pelaksanaan rencana, sehingga penyimpangan dalam pelaksanaan dapat segera dilakukan pengendalian.
Jumat, 07 Januari 2011
poem
DENGAN SEDERHANA
Mereka yang duduk dalam kesederhanaan
Sering dianggap sebagai orang pinggiran
Mereka yang menguyah nasi hanya demi membuang rasa lapar
Mereka bisa tersenyum walau dalam kesederhanaan
Mereka terbiasa dengan hal yang biasa, dan mensyukuri ke’apaadaan yang mereka punya..
Mereka selalu ingin berontak dan berharap kesederhanaan ini akan terganti oleh kemewahan..
Mereka yang tak pernah lelah dan tak henti berdo’a dan berusaha.
Dari kesederhanaan mereka telah tertawa..
Dari kesederhanaan mereak punya harapan tuk jadi yang lebih baik mereka punya kebersamaan dari kesederhanaan mereka,….
Dengan kesederhanaan mereka, mereka berharap mereka mampu merubah dunia dan memutar roda kehidupan…
Karena mereak yang telah hidup dengan kesederhanaan mereka , aku bersyukur atas kesederhanaan yang aku punya….
Atas kesederhanaan mereka membuat semua bisa terlihat lebih mudah dan lebih bermakna dalam kesederhanaan….
Mereka yang duduk dalam kesederhanaan
Sering dianggap sebagai orang pinggiran
Mereka yang menguyah nasi hanya demi membuang rasa lapar
Mereka bisa tersenyum walau dalam kesederhanaan
Mereka terbiasa dengan hal yang biasa, dan mensyukuri ke’apaadaan yang mereka punya..
Mereka selalu ingin berontak dan berharap kesederhanaan ini akan terganti oleh kemewahan..
Mereka yang tak pernah lelah dan tak henti berdo’a dan berusaha.
Dari kesederhanaan mereka telah tertawa..
Dari kesederhanaan mereak punya harapan tuk jadi yang lebih baik mereka punya kebersamaan dari kesederhanaan mereka,….
Dengan kesederhanaan mereka, mereka berharap mereka mampu merubah dunia dan memutar roda kehidupan…
Karena mereak yang telah hidup dengan kesederhanaan mereka , aku bersyukur atas kesederhanaan yang aku punya….
Atas kesederhanaan mereka membuat semua bisa terlihat lebih mudah dan lebih bermakna dalam kesederhanaan….
tips wawancara (interview)
TIPS WAWANCARA (INTERVIEW)
Bagi anda yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja, sebaiknya anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini.
• Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara. Disarankan beberapa hari sebelum wawancara, anda sudah mengetahui tempatnya, bahkan sudah melihat tempatnya.
• Jika tidak diberitahu terlebih dulu jenis pakaian apa yang harus dipakai, maka gunakan pakaian yang bersifat formal, bersih dan rapi.
• Baca kembali surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara tersebut. Jangan lupa untuk membawa surat-surat atau dokumen-dokumen tersebut serta peralatan tulis saat wawancara.
• Mempersiapkan diri menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin diajukan pewawancara. Sebaiknya anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan.
Sebelum berangkat ke tempat wawancara, berdoalah terlebih dulu sesuai keyakinan anda.
• Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal, jika terpaksa terlambat karena ada gangguan di perjalanan segera beritahu perusahaan (pewawancara). Namun usahakan jangan terlambat, karena banyak perusahaan yang langsung menganggap anda gagal bila terlambat.
• Sapa satpam atau resepsionis yang anda temui dengan ramah.
• Jika harus mengisi formulir, isilah dengan lengkap dan rapi.
• Ucapkan salam (selamat pagi/siang/sore) kepada para pewawancara dan jika harus berjabat-tangan, jabatlah dengan erat (tidak terlalu keras namun tidak lemas).
• Tetaplah berdiri sampai anda dipersilakan untuk duduk. Duduk dengan posisi yang tegak dan seimbang.
• Persiapkan surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara.
• Ingat dengan baik nama pewawancara.
• Lakukan kontak mata dengan pewawancara.
• Tetap fokus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara.
• Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada jabatan yang dilamar dan pada perusahaan.
• Gunakan bahasa formal, bukan prokem atau bahasa gaul; kecuali anda diwawancarai untuk mampu menggunakan bahasa tersebut.
• Tampilkan hal-hal positif yang pernah anda raih.
• Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi, namun jangan berkesan sombong atau takabur. Banyak yang gagal hanya lantaran berkesan sombong, takabur, atau sok tahu.
• Tunjukkan apa yang bisa anda perbuat untuk perusahaan bukan apa yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada anda.
• Jelaskan serinci mungkin hal-hal yang ditanyakan oleh pewawancara.
• Ajukan beberapa pertanyaan bermutu di seputar pekerjaan anda dan bisnis perusahaan secara umum.
• Berbicara dengan cukup keras sehingga suara jelas terdengar oleh pewawancara.
• Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya.
• Ucapkan banyak terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada anda.
Bagi anda yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja, sebaiknya anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini.
• Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara. Disarankan beberapa hari sebelum wawancara, anda sudah mengetahui tempatnya, bahkan sudah melihat tempatnya.
• Jika tidak diberitahu terlebih dulu jenis pakaian apa yang harus dipakai, maka gunakan pakaian yang bersifat formal, bersih dan rapi.
• Baca kembali surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara tersebut. Jangan lupa untuk membawa surat-surat atau dokumen-dokumen tersebut serta peralatan tulis saat wawancara.
• Mempersiapkan diri menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin diajukan pewawancara. Sebaiknya anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan.
Sebelum berangkat ke tempat wawancara, berdoalah terlebih dulu sesuai keyakinan anda.
• Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal, jika terpaksa terlambat karena ada gangguan di perjalanan segera beritahu perusahaan (pewawancara). Namun usahakan jangan terlambat, karena banyak perusahaan yang langsung menganggap anda gagal bila terlambat.
• Sapa satpam atau resepsionis yang anda temui dengan ramah.
• Jika harus mengisi formulir, isilah dengan lengkap dan rapi.
• Ucapkan salam (selamat pagi/siang/sore) kepada para pewawancara dan jika harus berjabat-tangan, jabatlah dengan erat (tidak terlalu keras namun tidak lemas).
• Tetaplah berdiri sampai anda dipersilakan untuk duduk. Duduk dengan posisi yang tegak dan seimbang.
• Persiapkan surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara.
• Ingat dengan baik nama pewawancara.
• Lakukan kontak mata dengan pewawancara.
• Tetap fokus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara.
• Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada jabatan yang dilamar dan pada perusahaan.
• Gunakan bahasa formal, bukan prokem atau bahasa gaul; kecuali anda diwawancarai untuk mampu menggunakan bahasa tersebut.
• Tampilkan hal-hal positif yang pernah anda raih.
• Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi, namun jangan berkesan sombong atau takabur. Banyak yang gagal hanya lantaran berkesan sombong, takabur, atau sok tahu.
• Tunjukkan apa yang bisa anda perbuat untuk perusahaan bukan apa yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada anda.
• Jelaskan serinci mungkin hal-hal yang ditanyakan oleh pewawancara.
• Ajukan beberapa pertanyaan bermutu di seputar pekerjaan anda dan bisnis perusahaan secara umum.
• Berbicara dengan cukup keras sehingga suara jelas terdengar oleh pewawancara.
• Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya.
• Ucapkan banyak terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada anda.
software untuk bisnis UKM
SOFTWARE UNTUK BISNIS UKM
PT Zahir Internasional, produsen peranti lunak lokal (software) akuntansi bermerek Zahir Accounting, menargetkan tambahan sebanyak 3.500 pengguna (user) atau naik sekitar 3056 pada tahun ini. Saat ini, Zahir Accounting sudah dipakai lebih dari 14 ribu pengguna, yang umumnya merupakan usaha kecil menengah (UKM).
"Kami memang membidik segmen UKM, karena potensinya sangat besar. Berdasarkan data dari BPS pada 2008, jumlah UKM di Indonesia mencapai 49,8 juta dan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 91 juta (97,3%)," kata Direktur PT Zahir Internasional Muhammad Ismail Thalib di Jakarta, Rabu (12/5).
Ismail optimistis bisa merealisasikan target tersebut Apalagi, perusahaan ini telah mendapatkan sertifikat manajemen mutu ISO 90012008. "Sertifikat manajemen mutu ini merupakan pengakuan internasional bahwa manajemenmutu PT Zahir Internasional sesuai standar yang berlaku di dunia Internasional,"
.Zahir Accounting dikembangkan sejak 1996. Kini, di usianya yang 14 tahun, PT Zahir Internasional telah menjadi salah satu perusahaan teknologi informasi CTI), khususnya software, yang diperhitungkan di Tanah Air. Zahir Accounting telah memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional, di antaranya The Best APICTA Indonesia 2003, Winner APICTA Indonesia 2002-2004, 50 Enterprise Company, dan Juara I Teknopreneur Award 2008. "PT Zahir Interna-sional, melalui software Zahir Accounting, kini berhasil menapaki posisi sebagai market leader di bidang software akuntansi,"
Untuk memudahkan kalangan UKM, PT Zahir Internasional menyediakan dua pilihan Zahir Accounting. Sistem jual putus dengan harga berkisar dari Rp 1-15 juta. "Kami juga me-nyediakan sistem sewa (prabayar) yang disebut Zahir Merdeka," kata Ismail. Dia menyebutkan, Zahir Merdeka hadir dengan empat pilihan edisi untuk memenuhi kebutuhan berbagai bidang usaha. Edisi Small Business Accounting dijual Rp 34 ribu, Edisi Flexy Money Rp 103 ribu. Flexy Trade Rp 137 ribu, dan Edisi Personal juga Rp 137 ribu.
Humas PT Zahir Internasional M Nizar menambahkan, produk-produk Zahir Accounting ditujukan untuk membantu para pengusaha UKM mengambil keputusan. "Kami menyebut Zahir Accounting bukan sekadar software akuntansi, melainkan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Deciscion Support System),"
Zahir Accounting mempunyai sejumlah keunggulan dibandingkan software asing. "Zahir Accounting merupakan software lokal yang sangat cocok dengan karakter bisnis di Tanah Air dan sangat mudah digunakan”.
PT Zahir Internasional, produsen peranti lunak lokal (software) akuntansi bermerek Zahir Accounting, menargetkan tambahan sebanyak 3.500 pengguna (user) atau naik sekitar 3056 pada tahun ini. Saat ini, Zahir Accounting sudah dipakai lebih dari 14 ribu pengguna, yang umumnya merupakan usaha kecil menengah (UKM).
"Kami memang membidik segmen UKM, karena potensinya sangat besar. Berdasarkan data dari BPS pada 2008, jumlah UKM di Indonesia mencapai 49,8 juta dan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 91 juta (97,3%)," kata Direktur PT Zahir Internasional Muhammad Ismail Thalib di Jakarta, Rabu (12/5).
Ismail optimistis bisa merealisasikan target tersebut Apalagi, perusahaan ini telah mendapatkan sertifikat manajemen mutu ISO 90012008. "Sertifikat manajemen mutu ini merupakan pengakuan internasional bahwa manajemenmutu PT Zahir Internasional sesuai standar yang berlaku di dunia Internasional,"
.Zahir Accounting dikembangkan sejak 1996. Kini, di usianya yang 14 tahun, PT Zahir Internasional telah menjadi salah satu perusahaan teknologi informasi CTI), khususnya software, yang diperhitungkan di Tanah Air. Zahir Accounting telah memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional, di antaranya The Best APICTA Indonesia 2003, Winner APICTA Indonesia 2002-2004, 50 Enterprise Company, dan Juara I Teknopreneur Award 2008. "PT Zahir Interna-sional, melalui software Zahir Accounting, kini berhasil menapaki posisi sebagai market leader di bidang software akuntansi,"
Untuk memudahkan kalangan UKM, PT Zahir Internasional menyediakan dua pilihan Zahir Accounting. Sistem jual putus dengan harga berkisar dari Rp 1-15 juta. "Kami juga me-nyediakan sistem sewa (prabayar) yang disebut Zahir Merdeka," kata Ismail. Dia menyebutkan, Zahir Merdeka hadir dengan empat pilihan edisi untuk memenuhi kebutuhan berbagai bidang usaha. Edisi Small Business Accounting dijual Rp 34 ribu, Edisi Flexy Money Rp 103 ribu. Flexy Trade Rp 137 ribu, dan Edisi Personal juga Rp 137 ribu.
Humas PT Zahir Internasional M Nizar menambahkan, produk-produk Zahir Accounting ditujukan untuk membantu para pengusaha UKM mengambil keputusan. "Kami menyebut Zahir Accounting bukan sekadar software akuntansi, melainkan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Deciscion Support System),"
Zahir Accounting mempunyai sejumlah keunggulan dibandingkan software asing. "Zahir Accounting merupakan software lokal yang sangat cocok dengan karakter bisnis di Tanah Air dan sangat mudah digunakan”.
bisnis ukm indonesia merambah dunia internasional
BISNIS UKM INDONESIA MERAMBAH DUNIA INTERNASIONAL
Saat menuju Candi Borobudur, mungkin Anda pernah melewati deretan patung-patung batu di pinggir jalan. Salah satunya adalah hasil karya patung pahatan batu kali dari Studio Kinara-Kinari di Muntilan, Magelang. Studio milik Mas Edy ini sudah dikenal memiliki buyer (pembeli) tak saja dari dalam negeri, namun juga dari berbagai negara. Studio ini banyak menghasilkan karya patung batu dan aneka patung Buddha bersila dari berbagai ukuran yang dikirim ke berbagai penjuru dunia.
Inilah sebuah contoh kegiatan ekspor yang dimotori usaha bisnis rumahan dan usaha kecil menengah (UKM). Kegiatan eksport memang tak melulu didominasi para pengusaha kelas atas. Dari bisnis rumahan dan usaha kecil menengah (UKM) bisa pula menembus pasar dunia
Tidak saja hasil karya seni dari batu kali. Namun apa saja yang mudah direspon di pasar internasional asal produk kreatif, khas, berkualitas, dan bernilai jual. Orang mancanegara biasa akan menyukai jenis-jenis kreativitas yang berbau etnik dan unik seperti dari Jogjakarta, Bali, Solo, dan kota lainnya. Termasuk barang kerajinan, tekstil, furnitur, garmen, dan lainnya.
Pertanyaannya: betulkah kegiatan mengekspor barang itu sulit dan ribet? Pada prinsipnya kegiatan jual beli lintas negara ini sama seperti kegiatan transaksi konvensional. Hanya saja, Anda perlu mengenali seluk-beluk regulasi dan dokumen ekspor dalam bahasa Inggris. Inilah tugas dari marketing ekspor; dari menggaet buyer, mempromosikan produk, mengirim, hingga lakukan layanan lainnya
Saat menuju Candi Borobudur, mungkin Anda pernah melewati deretan patung-patung batu di pinggir jalan. Salah satunya adalah hasil karya patung pahatan batu kali dari Studio Kinara-Kinari di Muntilan, Magelang. Studio milik Mas Edy ini sudah dikenal memiliki buyer (pembeli) tak saja dari dalam negeri, namun juga dari berbagai negara. Studio ini banyak menghasilkan karya patung batu dan aneka patung Buddha bersila dari berbagai ukuran yang dikirim ke berbagai penjuru dunia.
Inilah sebuah contoh kegiatan ekspor yang dimotori usaha bisnis rumahan dan usaha kecil menengah (UKM). Kegiatan eksport memang tak melulu didominasi para pengusaha kelas atas. Dari bisnis rumahan dan usaha kecil menengah (UKM) bisa pula menembus pasar dunia
Tidak saja hasil karya seni dari batu kali. Namun apa saja yang mudah direspon di pasar internasional asal produk kreatif, khas, berkualitas, dan bernilai jual. Orang mancanegara biasa akan menyukai jenis-jenis kreativitas yang berbau etnik dan unik seperti dari Jogjakarta, Bali, Solo, dan kota lainnya. Termasuk barang kerajinan, tekstil, furnitur, garmen, dan lainnya.
Pertanyaannya: betulkah kegiatan mengekspor barang itu sulit dan ribet? Pada prinsipnya kegiatan jual beli lintas negara ini sama seperti kegiatan transaksi konvensional. Hanya saja, Anda perlu mengenali seluk-beluk regulasi dan dokumen ekspor dalam bahasa Inggris. Inilah tugas dari marketing ekspor; dari menggaet buyer, mempromosikan produk, mengirim, hingga lakukan layanan lainnya
Kamis, 06 Januari 2011
smesco ukm
SMESCO UKM
Membangun SMESCO UKM sebagai Pusat Promosi dan Ikon Pameran Produk KUKM berskala Internasional
Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menenengah (LLP KUKM) yang kini lebih dikenal sebagai SMESCO UKM telah memasuki tahun ketiga berkarya bagi koperasi dan UKM di Indonesia Sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Koperasi dan UKM, SMESCO UKM terus memperkuat komitmennya sebagai Pusat Layanan Promosi, Inovasi dan Pemasaran KUKM Berskala Internasional. Sebuah langkah besar yang membutuhkan dukungan dari seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan koperasi dan UKM yang telah terbukti tangguh sebagai pondasi perekonomian Indonesia.
SMESCO UKM sebagai sebuah Badan Layanan Umum (BLU), berupaya menjadi main hub produk koperasi dan UKM Indonesia ke pasar internasional. Untuk mewujudkan upaya tersebut, beberapa langkah telah dan akan dilakukan, seperti membangun Brand “SMESCO UKM” agar keberadaan kualitas produk koperasi dan UKM Indonesia diakui secara internasional melalui “SMESCO UKM “. Hal utama yang saat ini secara konsisten sedang diperkuat adalah kredibilitas SMESCO UKM sebagai jaminan kualitas produk koperasi dan UKM di dalam maupun di luar negeri.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia yang dinamis dan semakin kompetitif, SMESCO UKM bekerja sama dengan lembaga-lembaga nasional yang kompeten membangun disain-disain produk kreasi SMESCO UKM yang memiliki citarasa lokal dengan nilai jual internasional. Pengembangan disain tidak berhenti pada kerja-kerja kelembagaan semata namun juga dengan mengikut sertakan peranserta anak-anak muda harapan bangsa melalui lomba-lomba disain dan product performance events yang akan digelar sepanjang tahun. Hal ini dilakukan guna meningkatkan ketertarikan pasar internasional pada produk UKM Indonesia yang berujung pada peningkatan transaksi ekspor ke berbagai negara secara massive dan regular.
Partner strategis yang telah kami gandeng ialah TELKOM INDONESIA guna mengembangkan jaringan pemasaran dan database produk dari seluruh Indonesia, sehingga pada saatnya nanti SMESCO UKM dapat terhubung secara online dan realtime dengan seluruh SMESCO di daerah. SMESCO UKM yakin jaringan kerja ini akan memperkuat posisi produk koperasi dan UKM Indonesia di pasar domestik dan Internasional.
Penguatan pasar domestik bagi produk koperasi dan UKM dilakukan dengan melakukan pengembangan UKM Gallery menjadi UKM Gallery Indonesia. Sebuah gerai produk koperasi dan UKM berkualitas yang terluas, terlengkap dan terbesar di Indonesia. Dengan dukungan gedung megah setinggi 17 lantai, UKM Gallery Indonesia akan menghadirkan produk-produk unggulan koperasi dan UKM dari sedikitnya 33 propinsi di Indonesia.
UKM Gallery yang saat ini baru terdiri dari 3 lantai, di tahun 2012 akan menjadi total 15 lantai gerai ritel sekaligus menjadi showcase bagi jutaan produk koperasi dan UKM seluruh Indonesia. Sebagai komitmen kami pada kualitas produk koperasi dan UKM, SMESCO UKM mendedikasikan diri pada pengembangan disain produk melalui divisi Riset dan Pengembangan Produk yang akan menempati satu lantai seluas 1200m2.
Dengan selesainya gedung exhibition hall yang juga menjadi landmark bagi kota Jakarta, cita-cita SMESCO UKM sebagai sebagai Pusat Layanan Promosi, Inovasi dan Pemasaran KUKM tentu sangat berdasar. Dengan luas ruang pamer lebih dari 10.000 m2, SMESCO UKM dengan bangga akan senatiasa terbuka bagi koperasi dan UKM memamerkan kenakaragaman produk dan kreatifitas anak bangsa. Pameran-pameran yang difokuskan pada produk koperasi dan UKM ini diyakini akan meningkatkan kepuasan pasar Indonesia dan internasional pada produk koperasi dan UKM kita.
SMESCO UKM dengan keunikan gedung ada letaknya yang strategis juga menjadi meeting point bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia yang ingin berbelanja produk unggulan koperasi dan UKM. Untuk memenuhi kebutuhan akan lokasi wisata belanja tersebut, SMESCO UKM membangun pusat wisata kuliner Warisan Enak di dua lantai promenade dengan luas lebih dari 1500m2.
Ini semua dilakukan SMESCO UKM untuk memperkuat peran dan fungsinya sebagai ikon Promosi, Pengembangan dan Pemasaran Produk UKM Nasional
.
Membangun SMESCO UKM sebagai Pusat Promosi dan Ikon Pameran Produk KUKM berskala Internasional
Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menenengah (LLP KUKM) yang kini lebih dikenal sebagai SMESCO UKM telah memasuki tahun ketiga berkarya bagi koperasi dan UKM di Indonesia Sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Koperasi dan UKM, SMESCO UKM terus memperkuat komitmennya sebagai Pusat Layanan Promosi, Inovasi dan Pemasaran KUKM Berskala Internasional. Sebuah langkah besar yang membutuhkan dukungan dari seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan koperasi dan UKM yang telah terbukti tangguh sebagai pondasi perekonomian Indonesia.
SMESCO UKM sebagai sebuah Badan Layanan Umum (BLU), berupaya menjadi main hub produk koperasi dan UKM Indonesia ke pasar internasional. Untuk mewujudkan upaya tersebut, beberapa langkah telah dan akan dilakukan, seperti membangun Brand “SMESCO UKM” agar keberadaan kualitas produk koperasi dan UKM Indonesia diakui secara internasional melalui “SMESCO UKM “. Hal utama yang saat ini secara konsisten sedang diperkuat adalah kredibilitas SMESCO UKM sebagai jaminan kualitas produk koperasi dan UKM di dalam maupun di luar negeri.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia yang dinamis dan semakin kompetitif, SMESCO UKM bekerja sama dengan lembaga-lembaga nasional yang kompeten membangun disain-disain produk kreasi SMESCO UKM yang memiliki citarasa lokal dengan nilai jual internasional. Pengembangan disain tidak berhenti pada kerja-kerja kelembagaan semata namun juga dengan mengikut sertakan peranserta anak-anak muda harapan bangsa melalui lomba-lomba disain dan product performance events yang akan digelar sepanjang tahun. Hal ini dilakukan guna meningkatkan ketertarikan pasar internasional pada produk UKM Indonesia yang berujung pada peningkatan transaksi ekspor ke berbagai negara secara massive dan regular.
Partner strategis yang telah kami gandeng ialah TELKOM INDONESIA guna mengembangkan jaringan pemasaran dan database produk dari seluruh Indonesia, sehingga pada saatnya nanti SMESCO UKM dapat terhubung secara online dan realtime dengan seluruh SMESCO di daerah. SMESCO UKM yakin jaringan kerja ini akan memperkuat posisi produk koperasi dan UKM Indonesia di pasar domestik dan Internasional.
Penguatan pasar domestik bagi produk koperasi dan UKM dilakukan dengan melakukan pengembangan UKM Gallery menjadi UKM Gallery Indonesia. Sebuah gerai produk koperasi dan UKM berkualitas yang terluas, terlengkap dan terbesar di Indonesia. Dengan dukungan gedung megah setinggi 17 lantai, UKM Gallery Indonesia akan menghadirkan produk-produk unggulan koperasi dan UKM dari sedikitnya 33 propinsi di Indonesia.
UKM Gallery yang saat ini baru terdiri dari 3 lantai, di tahun 2012 akan menjadi total 15 lantai gerai ritel sekaligus menjadi showcase bagi jutaan produk koperasi dan UKM seluruh Indonesia. Sebagai komitmen kami pada kualitas produk koperasi dan UKM, SMESCO UKM mendedikasikan diri pada pengembangan disain produk melalui divisi Riset dan Pengembangan Produk yang akan menempati satu lantai seluas 1200m2.
Dengan selesainya gedung exhibition hall yang juga menjadi landmark bagi kota Jakarta, cita-cita SMESCO UKM sebagai sebagai Pusat Layanan Promosi, Inovasi dan Pemasaran KUKM tentu sangat berdasar. Dengan luas ruang pamer lebih dari 10.000 m2, SMESCO UKM dengan bangga akan senatiasa terbuka bagi koperasi dan UKM memamerkan kenakaragaman produk dan kreatifitas anak bangsa. Pameran-pameran yang difokuskan pada produk koperasi dan UKM ini diyakini akan meningkatkan kepuasan pasar Indonesia dan internasional pada produk koperasi dan UKM kita.
SMESCO UKM dengan keunikan gedung ada letaknya yang strategis juga menjadi meeting point bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia yang ingin berbelanja produk unggulan koperasi dan UKM. Untuk memenuhi kebutuhan akan lokasi wisata belanja tersebut, SMESCO UKM membangun pusat wisata kuliner Warisan Enak di dua lantai promenade dengan luas lebih dari 1500m2.
Ini semua dilakukan SMESCO UKM untuk memperkuat peran dan fungsinya sebagai ikon Promosi, Pengembangan dan Pemasaran Produk UKM Nasional
.
Langganan:
Postingan (Atom)