Jumat, 07 Januari 2011

software untuk bisnis UKM

SOFTWARE UNTUK BISNIS UKM

PT Zahir Internasional, produsen peranti lunak lokal (software) akuntansi bermerek Zahir Accounting, menargetkan tambahan sebanyak 3.500 pengguna (user) atau naik sekitar 3056 pada tahun ini. Saat ini, Zahir Accounting sudah dipakai lebih dari 14 ribu pengguna, yang umumnya merupakan usaha kecil menengah (UKM).

"Kami memang membidik segmen UKM, karena potensinya sangat besar. Berdasarkan data dari BPS pada 2008, jumlah UKM di Indonesia mencapai 49,8 juta dan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 91 juta (97,3%)," kata Direktur PT Zahir Internasional Muhammad Ismail Thalib di Jakarta, Rabu (12/5).
Ismail optimistis bisa merealisasikan target tersebut Apalagi, perusahaan ini telah mendapatkan sertifikat manajemen mutu ISO 90012008. "Sertifikat manajemen mutu ini merupakan pengakuan internasional bahwa manajemenmutu PT Zahir Internasional sesuai standar yang berlaku di dunia Internasional,"

.Zahir Accounting dikembangkan sejak 1996. Kini, di usianya yang 14 tahun, PT Zahir Internasional telah menjadi salah satu perusahaan teknologi informasi CTI), khususnya software, yang diperhitungkan di Tanah Air. Zahir Accounting telah memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional, di antaranya The Best APICTA Indonesia 2003, Winner APICTA Indonesia 2002-2004, 50 Enterprise Company, dan Juara I Teknopreneur Award 2008. "PT Zahir Interna-sional, melalui software Zahir Accounting, kini berhasil menapaki posisi sebagai market leader di bidang software akuntansi,"

Untuk memudahkan kalangan UKM, PT Zahir Internasional menyediakan dua pilihan Zahir Accounting. Sistem jual putus dengan harga berkisar dari Rp 1-15 juta. "Kami juga me-nyediakan sistem sewa (prabayar) yang disebut Zahir Merdeka," kata Ismail. Dia menyebutkan, Zahir Merdeka hadir dengan empat pilihan edisi untuk memenuhi kebutuhan berbagai bidang usaha. Edisi Small Business Accounting dijual Rp 34 ribu, Edisi Flexy Money Rp 103 ribu. Flexy Trade Rp 137 ribu, dan Edisi Personal juga Rp 137 ribu.

Humas PT Zahir Internasional M Nizar menambahkan, produk-produk Zahir Accounting ditujukan untuk membantu para pengusaha UKM mengambil keputusan. "Kami menyebut Zahir Accounting bukan sekadar software akuntansi, melainkan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Deciscion Support System),"

Zahir Accounting mempunyai sejumlah keunggulan dibandingkan software asing. "Zahir Accounting merupakan software lokal yang sangat cocok dengan karakter bisnis di Tanah Air dan sangat mudah digunakan”.

bisnis ukm indonesia merambah dunia internasional

BISNIS UKM INDONESIA MERAMBAH DUNIA INTERNASIONAL

Saat menuju Candi Borobudur, mungkin Anda pernah melewati deretan patung-patung batu di pinggir jalan. Salah satunya adalah hasil karya patung pahatan batu kali dari Studio Kinara-Kinari di Muntilan, Magelang. Studio milik Mas Edy ini sudah dikenal memiliki buyer (pembeli) tak saja dari dalam negeri, namun juga dari berbagai negara. Studio ini banyak menghasilkan karya patung batu dan aneka patung Buddha bersila dari berbagai ukuran yang dikirim ke berbagai penjuru dunia.

Inilah sebuah contoh kegiatan ekspor yang dimotori usaha bisnis rumahan dan usaha kecil menengah (UKM). Kegiatan eksport memang tak melulu didominasi para pengusaha kelas atas. Dari bisnis rumahan dan usaha kecil menengah (UKM) bisa pula menembus pasar dunia
Tidak saja hasil karya seni dari batu kali. Namun apa saja yang mudah direspon di pasar internasional asal produk kreatif, khas, berkualitas, dan bernilai jual. Orang mancanegara biasa akan menyukai jenis-jenis kreativitas yang berbau etnik dan unik seperti dari Jogjakarta, Bali, Solo, dan kota lainnya. Termasuk barang kerajinan, tekstil, furnitur, garmen, dan lainnya.

Pertanyaannya: betulkah kegiatan mengekspor barang itu sulit dan ribet? Pada prinsipnya kegiatan jual beli lintas negara ini sama seperti kegiatan transaksi konvensional. Hanya saja, Anda perlu mengenali seluk-beluk regulasi dan dokumen ekspor dalam bahasa Inggris. Inilah tugas dari marketing ekspor; dari menggaet buyer, mempromosikan produk, mengirim, hingga lakukan layanan lainnya

Kamis, 06 Januari 2011

smesco ukm

SMESCO UKM

Membangun SMESCO UKM sebagai Pusat Promosi dan Ikon Pameran Produk KUKM berskala Internasional
Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menenengah (LLP KUKM) yang kini lebih dikenal sebagai SMESCO UKM telah memasuki tahun ketiga berkarya bagi koperasi dan UKM di Indonesia Sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Koperasi dan UKM, SMESCO UKM terus memperkuat komitmennya sebagai Pusat Layanan Promosi, Inovasi dan Pemasaran KUKM Berskala Internasional. Sebuah langkah besar yang membutuhkan dukungan dari seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan koperasi dan UKM yang telah terbukti tangguh sebagai pondasi perekonomian Indonesia.
SMESCO UKM sebagai sebuah Badan Layanan Umum (BLU), berupaya menjadi main hub produk koperasi dan UKM Indonesia ke pasar internasional. Untuk mewujudkan upaya tersebut, beberapa langkah telah dan akan dilakukan, seperti membangun Brand “SMESCO UKM” agar keberadaan kualitas produk koperasi dan UKM Indonesia diakui secara internasional melalui “SMESCO UKM “. Hal utama yang saat ini secara konsisten sedang diperkuat adalah kredibilitas SMESCO UKM sebagai jaminan kualitas produk koperasi dan UKM di dalam maupun di luar negeri.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia yang dinamis dan semakin kompetitif, SMESCO UKM bekerja sama dengan lembaga-lembaga nasional yang kompeten membangun disain-disain produk kreasi SMESCO UKM yang memiliki citarasa lokal dengan nilai jual internasional. Pengembangan disain tidak berhenti pada kerja-kerja kelembagaan semata namun juga dengan mengikut sertakan peranserta anak-anak muda harapan bangsa melalui lomba-lomba disain dan product performance events yang akan digelar sepanjang tahun. Hal ini dilakukan guna meningkatkan ketertarikan pasar internasional pada produk UKM Indonesia yang berujung pada peningkatan transaksi ekspor ke berbagai negara secara massive dan regular.
Partner strategis yang telah kami gandeng ialah TELKOM INDONESIA guna mengembangkan jaringan pemasaran dan database produk dari seluruh Indonesia, sehingga pada saatnya nanti SMESCO UKM dapat terhubung secara online dan realtime dengan seluruh SMESCO di daerah. SMESCO UKM yakin jaringan kerja ini akan memperkuat posisi produk koperasi dan UKM Indonesia di pasar domestik dan Internasional.
Penguatan pasar domestik bagi produk koperasi dan UKM dilakukan dengan melakukan pengembangan UKM Gallery menjadi UKM Gallery Indonesia. Sebuah gerai produk koperasi dan UKM berkualitas yang terluas, terlengkap dan terbesar di Indonesia. Dengan dukungan gedung megah setinggi 17 lantai, UKM Gallery Indonesia akan menghadirkan produk-produk unggulan koperasi dan UKM dari sedikitnya 33 propinsi di Indonesia.
UKM Gallery yang saat ini baru terdiri dari 3 lantai, di tahun 2012 akan menjadi total 15 lantai gerai ritel sekaligus menjadi showcase bagi jutaan produk koperasi dan UKM seluruh Indonesia. Sebagai komitmen kami pada kualitas produk koperasi dan UKM, SMESCO UKM mendedikasikan diri pada pengembangan disain produk melalui divisi Riset dan Pengembangan Produk yang akan menempati satu lantai seluas 1200m2.
Dengan selesainya gedung exhibition hall yang juga menjadi landmark bagi kota Jakarta, cita-cita SMESCO UKM sebagai sebagai Pusat Layanan Promosi, Inovasi dan Pemasaran KUKM tentu sangat berdasar. Dengan luas ruang pamer lebih dari 10.000 m2, SMESCO UKM dengan bangga akan senatiasa terbuka bagi koperasi dan UKM memamerkan kenakaragaman produk dan kreatifitas anak bangsa. Pameran-pameran yang difokuskan pada produk koperasi dan UKM ini diyakini akan meningkatkan kepuasan pasar Indonesia dan internasional pada produk koperasi dan UKM kita.
SMESCO UKM dengan keunikan gedung ada letaknya yang strategis juga menjadi meeting point bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia yang ingin berbelanja produk unggulan koperasi dan UKM. Untuk memenuhi kebutuhan akan lokasi wisata belanja tersebut, SMESCO UKM membangun pusat wisata kuliner Warisan Enak di dua lantai promenade dengan luas lebih dari 1500m2.
Ini semua dilakukan SMESCO UKM untuk memperkuat peran dan fungsinya sebagai ikon Promosi, Pengembangan dan Pemasaran Produk UKM Nasional
.

bisnis mainan edukatif

BISNIS MAINAN EDUKATIF

Siti Aisah Farida rela melepaskan status sebagai Dosen Ekonomi di UT demi mengembangkan usaha pembuatan alat peraga Tk. Siti sukses memproduksi mainan edukatif dengan omzet per tahunnya mencapai Rp 900 juta.
Musim liburan sekolah baru aja usai dan tahun ajaran baru pun sudah dimulai. Khusus untuk lembaga pendidikan prasekolah dan Taman Kanak-kanak (TK), tahun ajaran baru bisa berarti harus menyediakan dan menambah lagi alat permainan edukatif untuk murid-murid baru.
Karena boleh jadi mainan atau alat peraga yang dimiliki sudah tak layak lagi. Maka, sudah jauh-jauh dari pengelola lembaga pendidikan tersebut memesan alat peraga baru ke produsennya.
Salah satu produsen alat peraga TK yang kebanjiran pemesanan menjelang tahun ajaran baru adalah Hanimo. Di workshop sekaligus kantornya di bilangan sawangan, Depok, beberapa alat peraga dan permainan edukatif lainnya nampak yang sudah dipilah-pilah berdasarkan nama pemesan. Bahkan, diantaranya sudah terbungkus rapi dan siap dikirim ke pemesan di luar jawa.
“Waduh mas, kalau tahun ajaran baru ini saya dan karyawan sampai klenger (pingsan) menerima dan mengerjakan pemesanan. Bahkan, ada pesanan yang sampai waktunya belum selesai karena kendala sumber daya manusia. Kadang ada karyawan yang sakit atau tidak masuk kerja dan itu bisa menghambat proses produksi. Terkadang tidak bisa didelegasikan ke karyawan lain, karena masing-masing punya tugas dan keahlian sendiri-sendiri. Ada yang bisa cuma mengecat, ada yang khusus kayu dan mengelas besi, ada juga yang ahli menggambar”, papar Siti Aisah Farida, pemilik Hanimo.
Sudah sejak tahun 1998, Siti bersama suaminya Yudiono bahu membahu mengelola Hanimo. Sejak itu pula ratusan item produk dibuat untuk melayani lembaga pendidikan prasekolah dan TK yang ada di Jakarta dan luar Jakarta, termasuk dari luar Jawa.
“Pendidikan tak terhenti, termasuk pendidikan anak-anak. Apabila sekarang kan tak terbatas hanya playgroup dan TK. Tapi juga ada pendidikan pra TK lain seperti PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan BKB (Bina Keluarga Balita). Jadi pasarnya masih terbuka karena mainanan edukasi masih tetap dibutuhkan,” sambung Siti yang mantan Dosen ini.
Siti sebelumnya memang tercatat sebagai dosen ekonomi di kampus Universitas Terbuka (UT), Pondok Cabe, Tangerang sejak tahun 1987. Setelah melalui pertimbangan, tahun 1977 Siti mengundurkan diri sebagai dosen supaya tidak fokus mengembangkan Hanimo yang ketika itu sudah banyak menerima pesanan. Berbisnis alat peraga TK memang bukan hal baru buat ibu dua anak ini. Siti adalah salah satu anak almarhumah Hj. Nurohmah Sunarto, pemilik CV Mataram Indah yang sejak tahun 1972 dikenal sebagai produsen alat peraga TK di Yogyakarta.
“Waktu saya diterima sebagai dosen di UT, saya juga bawa produksi Mataram Indah ke Jakarta. Tahun 1988, saya buka alat khusus peraga TK di kawasan Cirendeu, Jakarta Selatan.Saya juga jemput bola, mendatangi sekolah-sekolah TK yang ada di Jakarta dan sekitarnya sambil menawarkan produk. Dari situ, produk buatan ibu saya mulai di kenal di Jakarta,” kisah Siti. ” Sekarang, Mataram Indah dikelola adik saya. Bahkan Mataram Indah sekarang juga sudah buka Rumah Makan Ikan Segar Mataram Indah di Yogyakarta.”
Setelah menikah dengan Yudiono, koleganya di UT tahun 1989, Siti berniat membuka sendiri sebagian alat peraga TK. Dibantu beberapa tukang, Siti mencoba memproduksi alat permainan edukatif dengan segmen sedikit di bawah Mataram Indah yang mengincar pasar TK-TK menengah atas. Awalnya sebatas memproduksi mebeler (bangku dan meja TK). Sayangnya, setahun kemudian tempat usahanya di Cirendeu dipindah karena lahannya dipakai si pemilik tanah. Bersama keluarga, Siti akhirnya memilih sebidang tanah di kawasan Sawangan, Depok sebagai rumah baru dan sekaligus tempat usahanya. Belakangan, usahanya dinamakan Hanimo,yang merupakan gabungan nama panggilan dua anak lelakinya, Han-han dan Imo.
Meski sudah memproduksi sendiri, tapi untuk beberapa item produk yang tidak dibuatnya, Hanimo masih mendatangkan dari Jogja. Begitu juga untuk membuat alat permainan lainnya yang berbahan baku besi, seperti ayunan, seluncuran ataupun titian besi, Siti men-sub-kannya ke tukang las yang ada didekat rumahnya.
“Awalnya mereka tidak dibelakang workshop dan showroom Hanimo.Tapi, untuk lebih praktis dan memudahkan produksi, kami sewa lahan dibelakang rumah sebagai bengkel,” terang perempuan kelahiran Yogyakarta, 15 Februari 1959 ini. Saat ini kantor dan showroom Hanimo menempati lahan seluas lebih dari 200 m2. Di belakang bangunan berbentuk semi permanen tersebut, berdirilah rumah tinggal Siti dan keluarga.Tersebar tapi saling berdekatan dengan bengkel Hanimo. Ada bengkel khusus las dan besi, Ada juga bengkel yang khusus untuk melukis dan mengecat.
Rencananya, Siti akan membangun workshop sekaligus showroom dalam satu atap di lahan seluas 700 m2 yang sudah dibelinya, tak jauh dari tempat tinggalnya sekarang.

profil wirausahawan

PROFIL WIRAUSAHAWAN UKM
Ardiansyah budi utomo, bapak kelahiran Malang,12 september 1977 ini adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan (alm)Siswoko dan ibu Sudarmi. Masa kecil hingga lulus D1desain interior PS PRO di habiskannya di kota malang, jawa timur.
Bapak Ardiansyah datang dan tinggal di bekasi pada mulanya beliau bekerja di salah satu perusahaan swasta di bekasi, namun pada tahun 2001, adanya masalah keuangan yang menimpa perusahaan tempat beliau bekerja sehingga terpaksa harus memangkas jumlah karyawannya, termasuk bapak Ardiansyah yang baru mulai bekerja di perusahaan itu selama lima bulan. Kemudian karena beliau merasa ragu atau malu untuk kembali lagi ke malang, kampong halamannya maka beliau memutuskan untuk mencari pekerjaan lainnya di D’ART PROJECT, Jakarta sayangnya pak Ardiansyah yang hanya mengambil D1 Desain interior dari sebuah tempat pendidikan yang belum begitu terkenal di seluruh Indonesia, maka beliaupun kalah bersaing dengan sarjana-sarjana perguruan tinggi Jakarta lainnya, kemudian bapak Ardiansyah dengan modal yang tersisa dari uang pesangonnya memutuskan untuk berwirausaha dengan modal awal 10 jt rupiah yang digunakan untuk menyewa satu ruko di Jalan Jati luhu raya blok DA 03 sebuah perumahan di daerah bekasi selatan, beliau menawarkan jasa perbaikan atau service elektronik terutama pada Komputer, sesuai dengan hobi bapak Ardiansyah mengutak- atik computer sejak bersekolah di SMA N1 malang.
Namun usaha bapak Ardiansyah itupun tidak berjalan mulus seperti yang dikehendaki, sama seperti melamar pekerjaan, menjadi wirausahawanpun banyak saingannya, tak habis di situ ide dari beliau kemudian beliau menerapkan system by phone sehingga para pelanggan bapak Ardiansyah ini tinggal menelfon saja apabila ada masalah atau kerusakan pada komputernya maka bapak Ardiansyah akan datang.
Sekarang tidak hanya memberikan jasa service, tetapi beliau juga juga menjual belikan komponen–komponen Komputer dan sekaligus beliau juga membuka sebuah Warnet di ruko yang tersambung dengan rumahnya, yang sekarang tidak perlu disewanya lagi. Beliau memang tidak pernah menyebutkan dengan pasti berapa omset perbulan yang beliau peroleh, namun beliau hanya berkata bahwa untuk makan beliau sekeluarga dan membelikan sembako untuk ibunya yang masih di malangpun lebih dari cukup. Apalagi dengan pemandangan Honda jazz, dan dua karyawan di rukonya tersebut.

franchise indonesia

FRANCHISE INDONESIA



Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu dan di bawah tekanan kebutuhan hidup yang semakin meningkat, franchise atau waralaba adalah salah satu alternatif jalan keluar. Dibawah ini beberapa waralaba/ franchise dan Business Opportunity atau kemitraan dengan investasi awal yang relatif sangat terjangkau. Siapa tahu anda tertarik, namun selalu pastikan untuk jangan terburu nafsu membeli sebuah waralaba, pertimbangkan dan pilihlah waralaba atau BO yang benar-benar bagus.


1. Nama waralaba : Aladine Kebab
Franchisor : Aladine Kebab
Bidang usaha : Garai Kebab
Keunikan : Garai Kebab cepat saji dan bergizi, isi daging sapi panggang khas timur tengah.
Berdiri : -
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 21 juta dan Rp 50 juta
Perkiraan BEP : -
Alamat : Jalan Bungur Raya no 88 Kebayoran Lama, Jakarta 12240 . Telp: 021-68708847 / 0856-91623714 . Fax: 021-7397104

2. Nama waralaba: Andrew Crepes
Franchisor : Andrew Crepes
Bidang usaha : Garai crepes
Keunikan : Crepesnya lebih crispy, bahan-bahannya dari villa.
Berdiri : 1999
Mulai waralaba : 2006
waralaba fee : Sistempaket investasi
Total modal awal : Rp 39 juta (belum termasuk sewa tempat)
Alamat : Jl Gunung Sahari 3 no 1 B, Jakarta. Telp: 021-4200952

3. Nama waralaba: Ayam bakar Wong Solo Sepeda motor roda tiga
Franchisor : PT Sarana Bakar Digdaya
Bidang Usaha : Garai kecil RM Wong Solo
Keunikan: Restoran dengan menu rumah makan Ayam oreng Wong Solo yang dijajakan dengan sepeda motor roda tiga
Berdiri : 1991 (wong solo)
Mulai waralaba : 2006 (Wong Solo sepeda motor roda tiga)
Waralaba fee: -
Total Modal awal: Rp 40 juta
Perkiraan BEP:
Alamat : Jalan Gajah Mada no 20 M, Telp/ Fax: (061) 787906 , Hp: 0811611242

4. Nama waralaba : Bakmi Gila
Franchisor: Bakmi Gila
Bidang usaha : Garai bakmi
Keunikan: Garai bakmi yang menawarkan bakmi ramuan sendiri
Berdiri : 2006
Mulai waralaba: 2006
Waralaba fee: Sistem paket investasi
Total modal awal: Rp 6 juta - 19 juta
Alamat : Jl Kemiri Depok Telp: Telp: 021- 92894924

5. Nama waralaba : Bakmi Raos
Franchisor : PT Raos Aneka Pangan
Bidang usaha : Garai Bakmi
Keunikan : Garai Bakmi
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 7 juta dan Rp 8 juta
Perkiraan BEP : 9 bulan
Alamat : Kodam Bintaro Permai No 9 R, Jakarta. Telp: (021) 73884908

6. Nama waralaba : Bakso Malang Kota “Cak Eko”
Franchisor : Henky Eko S
Bidang usaha : Garai bakso
Keunikan : bakso khas dengan ramuan buatan sendiri.
Berdiri : 2006
Waralaba Fee: Rp 35 juta (5 tahun)
Total modal awal : Rp 60 juta
Perkiraan BEP : 5 bulan
Alamat / Contact: Henky Eko S, Pemilik Bakso Malang “Cak Eko”. telp: (021) 93846527 / hp: 0811950321, E-mail: henkyes[at]yahoo[dot]com

7. Nama waralaba : Bakso Kota Cak Man
Franchisor : Bakso Kota Cak Man
Bidang usaha : Bakso
Berdiri : 1984
Waralaba Fee: 50 juta
Total modal awal : Rp 110 juta
Perkiraan BEP : 12 bulan
Alamat : Jalan Kedawung ll no 11 Malang Telp: (0341) 474648

8. Nama waralaba : Balon Udara
Franchisor : Balon Udara Franchise Corp
Bidang usaha : Garai penjualan balon
Keunikan : Menjual balon dengan berbagai keperluan: balon iklan, balon remote kontrol, balon dekor, balon buket, balon duduk, balon print, balon gas, balon ritel dan sebagainya.
Berdiri : 1995
Waralaba Fee: Rp 25 juta
Total modal awal : Rp 31 juta (belum termasuk tempat)
Perkiraan BEP : -
Alamat : Jl Dr. Makaliwe 1/9 Grogol, Jakarta Barat 11450 Indonesia. Telp: (021) 5636838 / 5637473 / 9112228 , Fax: 5637472 Hp: 0818-664369

9. Nama waralaba : Barley Bread
Franchisor : Barley Bread Indonesia
Bidang usaha : Garai Roti
Keunikan : Menjual roti gandum dan cake dengan berbagai macam jenis.
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: 25 juta (untuk 5 tahun)
Total modal awal : Rp 100 juta (termasuk tempat)
Perkiraan BEP : 1 tahun
Alamat : telp: 0815-99-5000-8

10. Nama waralaba : Boogie
Franchisor : PT Boogie Advindo
Bidang usaha : Garai menjual produk olahraga
Keunikan : Retail roduk perlengkapan olahraga alam bebas- tas, sandal, sepatu, pakaian lapangan, pelampung dan aksesoris perlengkapan alam bebas lainya.
Berdiri : 1991
Waralaba Fee: 5% dari omzet
Total modal awal : Rp 60 juta - 120 juta (diluar sewa tempat)
Perkiraan BEP : 1-2 tahun
Alamat : Jalan Talang raya 28 Bogor, Telp: 0251-371443
Sumber Referensi : Majalah “Duit”.

11. Nama waralaba : BurgerKu
Franchisor : Ocha Foods, Ngediono
Bidang usaha : Garai Burger
Keunikan : Garai burger di booth kecil
Berdiri : 2005
Waralaba Fee:Sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 3,5 juta
Perkiraan BEP : 2 bulan
Alamat/ contact : Ngdiono. Telp: 021-92654359 Fax: 021-88348020. E-mail: ochafoods[at]yahoo[dot]com

12. Nama waralaba : C’lup-C’lup
Franchisor : PT Kreasi Sarana Rekatama
Bidang usaha : Garai makanan hasil laut
Keunikan : Makanan disusun dalam tusuk sate dan dicelupkan kedalam kuah saat akan disantap.
Berdiri : 2002
Waralaba Fee: Rp. 17,5 juta (3 tahun)
Total modal awal : Rp 30 juta (belum termasuk sewa tempat)
Perkiraan BEP : 6 bulan
Alamat : Jl. Raya Kalimalang Bekas, Ruko Bumi Satria Kencana Blok B No 4. Telp: 021-88950934 Fax: 021-88952042

13. Nama waralaba : Campina Scoop Counter
Franchisor : PT Campina Ice Cream Industry
Bidang usaha : Garai Es Krim
Keunikan : Garai Es krim, satu grup dengan es krim Campina, pemain es krim terbesar di Indonesia.
Berdiri :-
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 4 juta
Perkiraan BEP : 3 bulan
Alamat : Jalan Duri Kosambi no 12 Cingkareng, Jakarta 11750. Telp: 021-5414141 Fax: 021-6194558

14. Nama waralaba : C-Burger
Franchisor : Bogasari Baking Center
Bidang usaha : Garai Burger khas
Keunikan : Burger khas yang dibuat dengan bentuk dan ukuran yang khas dan hasil kreasi Bogasari baking Center (BBC). Garainyadibuat Knock Down dan bisa disambung dengan garai paket BBC lain menjadi mini cafe.
Berdiri : 2004
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 50 juta
Perkiraan BEP : 12 bulan
Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127

15. Nama waralaba : Cendol Gading
Franchisor : Wahyu Saidi
Bidang usaha : Garai Cendol
Keunikan : Garai cendol di Gerobak.
Berdiri : 1990 (mulai kemitraan 2004)
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 3 juta
Perkiraan BEP : 5 bulan
Alamat : Jl Pemuda no 66 Rawamangun Jakarta Timur 13220. Telp: 021-470.4546, Hp: 0818754173

mencegah kanker

MENCEGAH KANKER

Belakang ini terutama di negara-neraga maju, sudah banyak orang yang menerapkan perilaku hidup sehat seiring dengan gerakan pencegahan kanker. Berikut ini langkah-langkah yang dianjurkan untuk mencegah timbulnya kanker:
• Makan banyak sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu dan makanan yang banyak mengandung serat. Paling tidak satu atau dua kali sehari mengkonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan.
• Hindari berat badan berlebihan atau kegemukan. Timbanglah berat badan 1 kali seminggu. Penelitian menunjukkan, akibat kegemukan, risiko terjadinya kanker lebih besar khususnya kanker payudara, rahim, usus besar, lambung, ginjal, serta kandung empedu.
• Kurangi terlalu banyak makanan gorengan dan juga yang mengandung protein dan lemak tinggi serta jeroan.
• Batasi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dan lama atau dengan pengolahan tertentu yang dapat menimbulkan prokarsinogen seperti makanan yang diasinkan, diasap, dibakar, dipanggang sampai keluar arang (gosong) . Yang terbaik adalah makanan yang direbus.
• Hati-hati dengan penggunaaan pemanis buatan, pewarna makanan serta zat pengawet yang berlebihan. Makanan terbaik adalah makanan segar.
• Makanan dijaga kebersihannya, beraneka ragam, dan bebas dari zat cemaran lingkungan.
• Sebaiknya tidak berlebihan mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol dan juga merokok
• Kegiatan fisik dengan olahraga secara teratur disertai kesehatan mental dan rohani merupakan bagian terpadu dalam upaya pencegahan penyakit kanker.